http://saifulbhinusku23.blogspot.com/ Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Narkoba penghancur hidup Mungsuh bagi generasi Muda Tunas Bangsa

“Mari Kita Tingkatkan Generasi Muda Anti Narkoba”

Katakan tidak untuk Narkoba….!!!

Jumat, 18 Juni 2010

Cara Terbaik Menolong Teman Pemakai Narkoba

Punya teman yang terkena narkoba memang buat kita jadi was-was. Boleh jadi kamu langsung menjauhi mereka karena takut terkena getahnya. Waspada memang boleh. Tapi kalau kamu punya kesempatan untuk menolong mereka tentu lebih mulia lagi. Ini ada beberapa saran bagaimana menghadapi teman kitayang terkena narkoba.

- Buatlah persiapan yang matang sebelum berbicara dengan temanmu. Pikirkan secara jernih masalah yang ada beserta fakta-faktanya yang ada. Kumpulkan dulu semua materi yang ada di pikiran dan apa yang mau disampaikan ke temanmu itu. Berdiskusi dengan orang-orang yang dianggap perlu bisa menambah wawasanmu, macam orang tua, guru pembimbing, ulama atau pemuka agama, konselor remaja dsb. Satuyang perlu diingat terus, berbicaralah dengan tenang dan suportif apapun kondisinya.

- Mulailah berbicara dari masalah yang selama ini ada dalam pikiranmu. Misalnya mengenai perubahan yang terjadi pada temanmu. Sekarang dia telah menjadi orang lain yang tidak kamu kenal, dengan bertingkah aneh, lain dari biasanya atau mendadak jadi pendiam dan penutup. Katakan kalau kamu begitu peduli dengan keadaannya dan sangat ingin membantu seandainya dia mengalami masalah. Sebagai langkah pembuka, kamubisa mengatakannya lewat surat.

- Setelah berbicara dari sudut pandang kamu, mintalah temanmu untuk memberikan responnya. Dengar dan simak apayang dia katakan. Tawarkan bantuanmu atau ajaklah dia ke seseorang yang lebih ahli dalam menangani masalah yang ada.

- Suatu masalah tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu kali pembicaraan. Dibutuhkan proses yang terus-menerus untuk bisa membimbing temanmu kembali normal. Buatlah waktu untuk bisa bertemu dan berbicara lagi. Biarkan dia tahu kalau kamu begitu ingin membantunya dan tidak segan-segan untuk mendiskusikan masalah tersebut di lain waktu. Sambil menjalani proses, ada baiknya berkonsultasi juga denganorang dewasa yanng mengerti supaya dapat masukan yang membantu.

- Kalau kamu berdua merasa masalah yang ada semakin berat , segera cari bantuan kepada orang tua atau pembimbing lainnya, seperti konselor atau dokter. Satu yang perlu diingat, hubungan kalian berdua dengan para pembimbing tersebut harus kuat atau setidaknya sudah saling mengenal. Kalau kamu kuatir dengan tanggapanyang diberikan oleh orang tua, ada baiknya berbicara terlebih dahulu dengan seorang konselor.

- Menolong teman yang sedang terkena masalah narkoba atau alkohol memang tidak mudah, baik bagi dirimu dan juga temanmu. Kamu mungkin akan merasa sangat tertekan dengan percobaan sulit tersebut.Bisa juga merasa cepat putus asa kalau terasa sulit untuk menyakinkan temanmu untuk berhenti. Satuyang perlu diyakini, keadaan temanmu menjadi pecandu narkoba adalah murni karena keputusanyang dia buat, BUKAN karena kesalahanmu. Dia yang berbuat, maka dia pula yang harus berani untuk berubah. Kamu tidak bisa memaksa atau mengubah dia untuk langsung bertobat. Semakin keras kamu mencoba, semakin susah temanmu disadarkan. Kalau kamu menghadapi situasi seperti ini, cobalah saran-saran di bawah ini :

*

Carilah dukungan dari temanmu atau orang dewasa yang bisa dipercaya.
*

Gunakan waktu bersama seefektif mungkin. Bilamana tidak terlalu mendesak, batasi waktu yang ada. Bagaimanapun juga temanmu adalah pecandu narkoba. Kamu pun punya resikoyang sama dengannya.
*

Mulailah berpikir juga untuk kepentingan dirimu sendiri. Ada baiknya, kalau pikiran sudah jenuh, untuk mencoba mengikuti kegiatan lainyang dapat melupakan sejenak masalah yang ada.


http://www.untukku.com/artikel-untukku/info-dan-tips/cara-terbaik-menolong-teman-yang-menjadi-korban-narkoba-untukku.html

Prinsip Menjauhi Narkoba

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

Pergaulan memang seringkali menjadi kekhawatiran orang tua, bukannya membawa dampak positif, keakraban anak dengan teman-temannya justru mengarah kepada hal yang ditakutkan orang tua, terjerumus penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Tiga kunci atau prinsip bagi seseorang untuk menghindari Narkoba sesungguhnya sangat sederhana, yaitu tampil apa adanya, tahu diri, serta menjadi diri sendiri.

Tampil adanya berarti tidak berusaha terlihat hebat, dengan jalan mencoba Narkoba. Anak remaja memiliki kecenderungan untuk diakui oleh teman-teman sebayanya, caranya adalah menjadi berbeda daripada yang lainnya.

Menjadi berbeda itulah seringkali mereka mengambil jalan pintas, bukannya menjadi kreatif, mereka memilih yang termudah. Biasanya kecanduan diawali usaha anak untuk mengetahui, pun membawa mereka kepada tindakan mencoba.

Makna tahu diri adalah menanamkan rasa percaya diri, bahwa mereka dapat menjadi apapun kala mereka mencoba. Saat itulah dukungan orangtua sangat diperlukan, karena rasa percaya diri lebih mudah jika dibangun oleh orang lain.

Tahu diri juga berarti menanamkan rasa bersahaja kepada anak, sehingga anak tidak merasa bahwa dirinya lebih penting daripada orang lain, menghindari sifat manja, dan ketergantungan. Hal ini sekaligus melatih dan membangun rasa tanggung jawab.

Terakhir, meniru merupakan naluri dasar menusia. Kecenderungan manusia untuk belajar dari cara meniru merupakan salah satu kunci seorang remaja dapat mencoba narkoba.

Karena meniru mereka yang sebelumnya sudah mencoba terlebih dahulu, kemudian diming-imingi kenikmatan tiada tara yang hanya ditawarkan dengan narkotika, pun mulailah anak remaja anda tergiur untuk ikut ambil bagian mencoba kenikmatan semu yang ditawarkan.

Selain itu, tanamkan nasihat bahwa narkoba takkan menawarkan apapun selain kehancuran. Beri penjelasan yang menyeluruh akan bahaya yang mengancam, tentunya sebelum itu, bekali diri anda sendiri terlebih dahulu.

Tanyakan kepada dokter, ahli, atau lembaga-lembaga penyuluhan anti narkotika. Mencari tahu kepada mantan pecandu bahkan lebih baik, selain membagi pengalaman, kita dapat menjadi lebih tahu apa alasan sesungguhnya anak tertarik untuk mencoba. Selain tentunya benteng paling efektif ialah menjaga hubungan dengan anak anda.


http://www.untukku.com/artikel-untukku/prinsip-menjauhi-narkoba-untukku.html
Awas..........!!!! Coklat Isi Narkoba

DAPATKAN BUKU GRATIS DARI BUKUKITA.COM, CARANYA KLIK DISINI!!!

HATI-HATI memberikan permen atau cokelat kepada buah hati kesayangan Anda. Alih-alih membuat hati Si Kecil gembira, justru petaka yang mungkin bakal menimpa. Ya. Mulailah untuk sangat waspada dengan permen atau makanan kecil yang dikonsumsi anak Anda.

Siapa tahu, permen atau makanan tersebut mengandung narkoba atau bahan psikotropika. Seperti kasus yang menimpa lima murid TK Sekar Bangsa yang langsung terkapar setelah menenggak pil Happy Five yang mereka pikir permen cokelat pada Senin (9/6) lalu.

”Happy Five adalah sejenis psikotropika, di dalamnya mengandung zat Nimetazepam yaitu obat psikotropika yang dapat membuat mengantuk, rileks, dan teler,” ujar Ketua Badan Pengawas Obat dan makanan RI, Dr. Husniah Rubiana Thamrin di kantor Badan POM, Jakarta (10/6).

Husniah juga menyampaikan bahwa dosis yang terkandung dalam Happy Five sangat tinggi. ”Kalau sampai dimakan anak-anak apalagi masih berusia 5 tahun, sangat berbahaya itu dosisnya sangat besar,” ujarnya.

Menurut Husniah, Happy Five berasal dari Jepang dan sudah beredar di beberapa negara di Asia Tenggara.

”Happy five ini adalah produk dari Jepang dan ditengarai sudah beredar di Asia tenggara yaitu di Singapura, Thailand, Laos, Hong Kong, dan Indonesia” tambahnya.


http://www.untukku.com/artikel-untukku/awas-permen-cokelat-isi-narkoba-untukku.html


CIRI CIRI PEMAKAI NARKOBA

Terbayangkah jika satu diantara saudara kita atau teman dekat yang kita kenal dengan baik, ternyata seorang pemakai narkoba. Mungkin kita akan sangat kaget dan tidak percaya.

“ Saya kenal dia koq, rasanya tidak mungkin dia jadi pemakai narkoba..”
“ Anaknya baik banget, ga mungkin deh dia jadi pemakai. Lagipula kayaknya dia happy-happy aja, ga pernah ada masalah, jadi buat apa dia memakai narkoba ?”
“ Rasanya tidak mungkin dia jadi pemakai. Ia sangat cerdas dan prestasinya juga banyak.”

Ada beberapa tolakan lain yang enggan mengakui bahwa saudara atau teman dekat kita ternyata adalah seorang pemakai narkoba. Kenapa tidak mau diakui ? Bukankah di artikel lalu pernah disebutkan bahwa narkoba menyerang siapa saja, dimana saja dan bagaimanapun caranya.

Saya punya cerita seorang remaja SMU yang kuper karena jarang berteman karena ia lebih suka belajar dan membaca buku. Suatu ketika ada seorang temannya yang datang menawarkan sebuah obat yang bisa membuatnya tambah berkosentrasi. Ia tidak perlu memeras otak lebih banyak untuk mengingat segala macam rumus atau hapalan, cukup dengan mengkonsumsi obat tersebut saja. Pelajar SMU ini terbujuk, ia mau lebih berprestasi lagi, maka ia memutuskan untuk membeli dan memakai. Karena faktor sugesti, perasaan akibat kata-kata temannya bahwa obat ini berkhasiat meningkatkan kosentrasinya, maka remaja ini merasakan bahwa ia memang lebih bisa berkosentarsi. Akhirnya ia jadi sering menggunakannya, semakin lama semakin banyak, dan akhirnya ia mulai menunjukkan sifat-sifat khas pecandu.

Jadi kalau kita mengingat remaja SMU ini katakanlah Rendra namanya, apakah kita percaya dia bisa menjadi pemakai narkoba ?

Atau sebuah cerita lagi, teman saya ini sehari-harinya kuliah di PT Swasta paling top di Jakarta. Wajahnya yang ganteng dengan kendaraan sedan terbaru membuatnya tidak kehabisan mendapat pengagum. Wawan, sebut saja begitu sangat bahagia dengan hidupnya. Bapaknya kebetulan pengusaha yang tidak kenal korupsi jadi ia tidak khawatir kalau sewaktu-waktu bapaknya menjadi incaran polisi. Mamanya adalah perempuan lembut yang senang berorganisasi juga hobby membahagiakan anak dan suami. Pendek kata Wawan adalah orang yang bisa dicemburui karena bernasib baik. Suatu ketika ia datang kesebuah pesta teman di daerah puncak. Ketika ia pulang, mobilnya tabrakan dan ia tewas. Hasil visum dokter menyebutkan bahwa dalam tubuhnya ada narkoba dalam dosis tinggi.

Tak ada seorangpun mempercayainya. Tidak seorang pun menyangka bahwa Wawan akan menjadi korban narkoba juga. Ternyata pesta yang dihadirinya adalah pesta narkoba, dan kedatangannya kesana adalah untuk kesekian kalinya.

Wawan dan Rendra bukanlah orang yang punya masalah dengan kehidupan sosialnya. Wawan dan Rendra adalah orang-orang yang cukup puas dengan kehidupannya. Jadi bukan hanya orang yang bermasalah saja yang bisa kena narkoba, tapi orang-orang yang tidak punya masalah pun bisa menjadi pemakai narkoba.
Karena sebagian besar pemakai narkoba saat ini sudah menganggap narkoba sebagai bagian gaya hidup. Jika tidak ikut, mereka takut dikatakan kuno atau ga fungky. Pendapat yang tidak benar ini semakin diperparah dengan perasaan sugesti akibat terbujuk omongan yang tidak ada dasarnya. Seperti kasus Rendra, ia sudah menganggap bahwa narkoba-lah yang membuatnya lebih berkosentrasi. Padahal kenyataan sebenarnya, karena kemauan dan otaknya yang cerdas lah yang memungkinkan dia mencapai kosentrasi tinggi.

Jadi, siapapun diantara kita, saudara atau teman bisa menjadi pemakai narkoba. Kenali gejala-gejala ini jika ada diantara saudara atau teman yang memilikinya. Sebab inilah gejala orang yang menjadi pemakai narkoba dan mulai menjadi pecandu.

  1. Perubahan perangai atau perilaku sehari-hari. Seperti biasanya periang tiba-tiba menjadi pemurung, mudah tersinggung dan cepat marah tanpa alasan yang jelas. Tapi bisa juga yang terjadi sebaliknya. Jika ia semula pendiam, tiba-tiba berubah menjadi lebih periang dan mudah tertawa.
  2. Sering menguap dan mengantuk, malas, melamun dan tidak mempedulikan kebersihan atau penampilan diri Tapi kadang-kadang bisa berubah menjadi rajin sekali, bahkan seperti tidak kenal lelah.
  3. Menjadi tidak disiplin atau sering kabur baik dirumah atau disekolah
  4. Nilai rapor atau prestasi yang lain menurun
  5. Lebih sering menyendiri, bersembunyi di tempat-tempat gelap atau sepi agar tidak terlihat orang
  6. Lingkungan pergaulannya berbeda dari biasanya, atau lebih senang bergaul dengan orang-orang tertentu saja yang mempunyai ciri-ciri seperti tanda-tanda diatas.
  7. Mencuri apa saja milik orang tua atau saudara untuk alasan yang tidak jelas, karena ia membutuhkan uang tersebut untuk membeli narkoba.
  8. Sering cemas, mudah stress atau gelisah, sukar tidur dan mudah curiga
  9. Pelupa seperti orang bego atau pikun
  10. Mata merah seperti mengantuk terus dan biasanya menyembunyikannya dengan memakai kaca mata hitam

http://www.untukku.com/artikel-untukku/ciri-ciri-pemakai-narkoba-untukku.html

Kamis, 17 Juni 2010

Kehidupan Malam dan Narkoba

- Narkoba dan kehidupan malam selama hampir 2 tahun membuat semua cita-citaku lebur. Harta orang tua kuhabiskan hanya untuk barang haram dan menikmati kebebasan. Kini, dugem (dunia gemerlap) telah mengirimku ke panti rehabilitasi.


Semua masih kusyukuri karena akhirnya aku masih mampu menghindar dari jeratan kehidupan hina ini. Meskipun aku harus berjibaku melawannya dengan seluruh jiwa ragaku. Oh ya sebut saja aku Linda (samaran). Aku dilahirkan di tengah keluarga yang berkecukupan. Ayahku seorang juragan kopi, sementara ibuku seorang pejabat di salah satu instansi pemerintahan di kota ini. Kehidupan ayah dan ibu yang dipenuhi kesibukan, membuat aku dan 3 saudaraku terlantar. Secara materi kami memang dimanjakan dengan berbagai fasilitas, baik kendaraan, uang saku hingga semua keperluanku terpenuhi. Tapi satu yang tak pernah ayah dan ibu berikan, yakni kasih sayang. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga melupakan kami anak-anaknya yang begitu merindukan belaian kasih orang tua.

Sampai akhirnya, kakak yang pertamaku tewas karena overdosis putauw. Adikku yang bungsu juga ikut-ikutan terlena di dunia hitam. Ia kawin lari dengan pacarnya gara-gara hamil di luar nikah. Semua cobaan yang menerpa keluargaku seolah lengkap sudah ketika aku juga mulai mengenal kehidupan malam bersama teman-temanku. Dugem bukanlagi Cerita langka untukku.

Narkobalah yang merusak semua kehidupanku. Aku mengenal barang haram ini dari kekasihku yang masih satu kampus denganku. Sampai aku benar-benar dibuat terlena. Hampir dua tahun lamanya aku mengkonsumsi narkoba, semua kudapatkan dari pacarku. Bahkan, kesucianku rela kuserahkan demi mendapatkan barang itu. Kehidupan bebas yang kugeluti bersama pacarku telah membuat aku mengenal semua kenikmatan semu itu. Kami tak ubahnya pasangan suami isteri yang tak lagi mengenal waktu dan tempat untuk bisa melampiaskan hasrat. Kutahu, semua karena pengaruh obat-obatan itu.

Bahkan karena sudah ketergantungan tinggi, semua harta orang tuaku aku jual demi mendapatkan barang itu. Seminggu saja aku tak menenggaknya, rasanya mati semua sendi-sendi hidupku. Belakangan ketika barang itu sudah mulai langka didapatkan, aku harus rela merelakan mobil pemberian ayah untuk kubarter dengan barang itu. Meskipun kedua orangtuaku tahu kalau aku sudah menjadi pecandu narkoba, namun mereka tetap tenang saja, seolah tak terjadi apa-apa denganku. Inilah yang membuat aku makin putus asa dan benar - benar tenggelam dalam dunia itu.

Dalam masa - masa kritis yang hampir tak mampu lagi menyelamatkan diri dari gerogotan obat terlarang itu, aku bertemu dengan seorang pemuda yang kebetulan alumni pesantren. Ia masih tetangga dekatku. Rupanya diam-diam dia memperhatikan semua kelakuanku selama ini.

Perhatiannya sungguh membuatku meneteskan air mata. Pikirku, ternyata masih ada orang yang menginginkanku dalam kebaikan. Perlahan ia mulai memperkenalkan aku dengan semua yang berhubungan dengan agama Allah. Setiap saat kalau ada waktu, ia tak bosan menemuiku di rumah untuk memberiku petunjuk agar bisa kembali ke jalan Allah. Mulailah kemudian aku sadar akan kekeliruanku selama ini. Meski masih sering tergoda oleh obat itu dan seolah tak mampu lepas darinya, namun kehadiran seorang sahabat ternyata begitu kuat. Ia pun menyarankan aku masuk panti rehabilitasi sebagai langkah awal memulai hidup baru.

Tak terpikir lagi yang lain, aku langsung masuk panti dan mulai hidup di sana. Aku masuk saat Ramadhan lalu. Hampir setiap malam aku menangis karena menyesal. Kini aku menghabiskan waktu di panti rehabilitasi. Dan semangat hidupku pun mulai tumbuh kembali. Terima kasih sahabat.


http://www.konseling.net/cerita/dugem.htm

Kumpulan Puisi Anti Narkoba


YANG TERPENJARA

malam telah mabuk
kelap-kelip lampu diskotik
mengurai problema dan sesak
yang menghimpit tulang belulang
nafas menjadi nafsu berpeluh
hidup kukirim keruang kosong tanpa budaya
maka aku adalah pemilik bumi
sampai malam mengantar gincumu keperaduan
dibalik gemerlap itu
aku terpenjara

segelas minuman hangat
mengobati gelisah yang meracuni magrib
sebab kau pergi tanpa sepatah kata
lalu sepatuku
terluka ditepi jalanan
kerikil tajam
menggores percakapan kita tentang kebahagian para nelayan
yang mengarungi samudera luas
dalam dekap kehangatan itu
aku terpenjara

ketika kau suntikkan cairan itu dijasad ku
pergilah aku kedalam sunyi pengasingan
aku kian terluka

Tuhan....
ku mulai menghempas tubuh ini pada dinding penjara
ku mulai melafalkan bait-bait kebesaran
ku mulai meletakkan hina wajah ini di tanah
Mu
bersujud
dan bukalah pintu ini

aku terpenjara




SAKAU

kebencian
yang datang tanpa mengetuk pintu
mencekik subuh
memanggang magrib dan menelan Isya' dalam bara
api yang menyala-nyala

detik memukul lonceng kematian
berdentang
menendang
memekakkan telinga jagat raya
apakah makna hidup pada saat kematian menemukan kuncinya

oooo
betapa perih kenyataan
sungai mengalirkan limbah kecerobohan
dari tanda tanya akan keindahan
lalu berubah menjadi
pengulangan rasa
ketagihan

ooo
sakau
bangkitkan aku dari kematian
mati rasa mati jiwa dan mati cinta
kembalikan aku pada
kehidupan




MENCARI PIJAR

Gelap telah membatu dilorong-lorong
hitam menempel
dan mataku mencari makna yang kau kirim lewat bunga mawar dan secangkir kopi

kedalam jiwa aku berenang
mungkin permata tertanam disini.
diakhir pengembaran anak-anak merpati

dimana senja
dimana jingga

dimana pagi
kemana mimpi

semuanya menjadi satu warna menakutkan
yang menaklukan kesombonganku

maka semuanya menghilang dalam pertanyaan-pertanyaan
tanpa jawaban

Gelap tanpa pendaran cahaya
dimana pijar
yang merubah warna langit

dimana pijar yang menjadi penuntun jalan pulang
aku terpenjara berabad-abad
meratapi kepalsuan pil eksotan




JANGAN PERCAYA

kalau nanti kau temukan dia
lelaki tampan berwajah klimis
yang menjanjikan kepuasan tiada tara
hanya dengan menghisap lintingan ganja
jangan percaya
tinggalkan saja
lelaki itu adalah setan yang merubah wajah menjadi manusia




HIDUP SEKALI

hidup cuma sekali
kenapa kanvas sucinya
harus di warnai hanya dengan tinta hitam
jiwa disuramkan oleh sebutir debu
dan kita memandangnya
menangisinya
dan membunuh keberanian untuk hidup dan menantang kehidupan

hidup cuma sekali
kenapa kita harus mengisinya dengan pengahmbaan terhadap sebuah
pembangkangan
lalu ia memalingkan wajah kita dari sinar matahari
kearah kekelapan malam
yang menakutkan

Miras , narkoba dan perburuan pada kepuasan
lalu jiwa terjatuh pada reruntuhan tulang belulang
jadilah roh kita melayang-layang
mencari lentera atau pijar dikegelapan

hidup cuma sekali
maka ia harus tumbuh bersama bunga-bunga di musim semi
mewangikan zaman
bergerak dinamis dalam perubahan




SETIAP DETIK KEINDAHAN BERUBAH

parade awan yang berarak menantang pagi
putih
seperti jiwa seorang bayi yang lahir menyambutnya
dan bayangkan keindahan awan menjadi kuda-kuda perkasa mengantarmu ke negeri
sejuta bunga dan kita memetiknya.
gumpalan awan yang membawa kecantikan baru pada tiap sekon yang mengintip

langit senja yang menyala
warnanya dikirim kebumi dengan ikhlas tanpa curiga
ungu lautan
ungu puncak bukit
ungu daun-daun yang diam
ungu rerumputan
dan ungu kemesraan yang menjalar ditubuh kita
senja yang menaburkan keindahan berulang

suara zikir dari masjid tua
sayup-sayup memandikan gerah tubuhku di batas senja
menetesnya embun yang tiba-tiba
gelap yang kebiruan

pada langit malam, cinta ditulis dalam bahasa keindahan
bintang-bintang menawarkan kelip




BELAJAR DARI MATAHARI

jika pagi ini kau kian terpenjara
sempatkan waktumu memandang matahari yang kian tua
nyawanya adalah cinta
tak pernah lelah menyinari jagat raya

terang benderang
putih
keikhlasan yang menyinari
waktu dan peradaban

terang benderang
biarkan cahaya itu membakar jiwamu untuk bangkit dan
menulis catatan jiwa yang terpenjara
menjadi titik pesona kebesarannya

jika siang ini kau masih terpenjara
biarkan sinar matahari itu menembus terali besi
menembus tulang pepohonan
menyuntikkan warna bagi daun-daun
lalu kau nikmati keteduhannya

terang benderang
memancarkan kerinduan akan

ia pasti datang pada saat pagi memanggilnya
dan pergi berbaring pada




KENAPA KAU BERIKAN

Kenapa kau berikan setangkai kembang yang dulu mewangikan jagat
pada ruh dari kegelisahan
sekarang tangkai bunga itu telah menumbuhkan duri-duri yang memotong jalanan
menghapus jejak malaikat saat azan subuh berangkat pulang
sekarang daun -daun bunga itu
telah mengering
tertukar
sampah jalanan
terinjak

Kenapa kau berikan nafasmu terseret kebohongan
pelangi yang dilukiskan pada beratus batang jarum suntik
bong sabu
gelas-gelas minuman beralkohol tinggi
dan kini ia telah sesak terhimpit
bebatuan
tua
nafasmu menjadi cerobong asap kemakmuran semu

Kenapa kau berikan cita-citamu terbunuh
dan rohnya gentayangan mencari cita-cita pendek
menyesal
menangis
mengais sisa sisa




SETETES EMBUN

Bunda
Kasihmu menjadi bulan ditengah malam yang gulita
kemesraan waktu terpancar dalam kata penuh cinta
memelukku ketika badai menghantam di luar jendela
dan hujan mengirim rindu seperti bunga -bunga yang tumbuh
sewaktu pagi menjemput

Bunda
Pada saat pagi dimusim kemarau tiba
debu-debu ditidurkan beribu tetes embun
tadi malam
seperti itulah beribu bahkan berjuta tetes embun membasahi
kekeringan jiwaku
tetesan embun dari kasih tiada tara
dari ikhlasmu

Bunda
kini aku terdampar disini
beratus hari dari kemesran kita yang di renggut narkoba
hatiku dicincang oleh mimpi akan damai tanpa kasih bunda
aku telah tertipu.

Bunda maafkan aku
esok jika kembali
aku janji untuk bersujud memohon ampun di kakimu




PAHLAWAN BANGSA 1 TON SABU

pada saat banyak banyak berita di koran
tentang kawannya menodai jalanan
dengan kebohongan
dengan kekerasan
dengan penipuan
dengan sejuta kedok kejahatan


seorang polisi
mengukir jalan dengan pengabdian
ia bertarung melawan kejahatan
membongkar kasus besar penyelundupan
berkarung – karung sabu yang mematikan

pada saat banyak banyak berita di koran
tentang kawannya yang terlibat kasus
pemerasan
Ia justru telah berjuang
Menyelamatakan generasi dari kehancuran
Akibat narkoba yang mengerikan

Pada saat




KEPADA POLISI DAN SATU TON SABU

Inilah puisi untuk mu
Seorang polisi penemu
Satu ton lebih sabu-sabu
Sebagai bunga sejuta warna ditengah kebusukan
Sebagai penghormatan bagi keberanian di tengah kepengecutan
Sebagai penghargan bagi ketulusan di antara kepalsuan
Sebagai rasa terima kasih bagi kesungguhan ditengah ketidak jujuran
yang muncul bersama hari-hari yang suram

inilah puisi
bagi polisi penyelamat beratus-ratus generasi bangsa
yang terancam kepunahan oleh penghianatan
yang terancam kehancuran oleh kerakusan
yang terancam musna oleh nafsu untuk hidup seribu tahun

inilah puisi
bagi polisi pemberani





BONG

Mereka saja yang butuh bantuanmu
Orang - orang sial yang menyandarkan hidup pada tafsir semu tentang kedamaian
Mengganti kehangatan secangkir kopi pagi dengan ketinggian khayal yang menyakiti waktu
Gundah gulana perjalanan peradaban
Dibisikinya gairah generasi agar tumbuh dalam penindasan zaman

Jika hidup membutuhkanmu
Maka setapak - setapak
Langkah manusia kembali keabad – abad yang gelap
Sebelum kelahiran sang Nabi merubah wajah dunia

Padahal zaman membutuhkan kecerdasan
Padahal zaman membutuhkan kearifan
Padahal zaman membutuhkan keteladanan
Padahal zaman membutuhkan perubahan
Padahal zaman membutuhkan kebijaksanaan
Padahal zaman tidak membutuhkan mu

Bong
Kenapa kau bukan buah gelas
Yang dibutuhkan insan ketika dahaga





















ENGKAU HARUS BERANI

Atas nama beribu rasa sakit yang mengancam cinta
Engkau harus berani menepis debu
yang menepel di wajahnya
apakah debu itu bernama ekstasi, daun ganja
dan segala macamnya
yang telah membunuh jutaan ummat manusia
dan saat ini mengintai generasi kita
Genggam erat bendera itu
dan tancaplah diatas bukit bukit batu
kepalkan tinjumu dan berteriakklah dengan lantang
bahwa engaku pemuda pemberani
yang pasti sanggup berkata
tidak
untuk bujuk rayunya

inilah jalan lurus menuju taman-taman wangi
tempat di tumbuhkannya kembang mawar dan
bunga matahari
ketika sore akan tiba
letakan lelahmu
dan biarkan kaki mu melangkahi kesunyiannya
karena hari yang kian tua.

Engaku harus berani





MASA MUDA

Masa muda
Api yang menyala
Ia mampu menerangi kegelapan malam gulita.
Tempat di mulainya perjalanan
Mendaki tangga perjuangan
Satu - persatu lalu sampai akhirnya di bukit kemenangan

Masa Muda
Menjadi arena pergulatan citra
Kalah menang berproses dalam didikan waktu
Peluh adalah sahabat
Keletihan adalah obat
Lalu karya menjadi buah yang manis bagi seorang gadis

Masa muda
Menjadi sebuah pedang yang terhunus
Menantang setiap aral
Menakuti kesombongan
Luka menjadi goresan tanda kegagahan

Masa Muda
Himpunan doa dan keyakinan
Akan esok yang indah untuk kau genggam
Jangan biarkan berlalu dengan kenangan
Akan tangisan kematian seorang pemuda
Yang over dosis oleh Narkoba

Kalau nanti





KENAPA TIDAK UNTUK PRESTASI

Ada inspirasi di otak mu
Ia bisa kau ubah menjadi sebuah lukisan cantik puteri mandalika
Dengan tubuh seksi dan buah dada yang menantang
Atau kenggunan bukit Rinjani
Gerakkan tangannmu menggoresi kanvas, habiskan detak waktu yang terus berkejaran dengan nafasmu . jangan biarkan inspirasi terpenjara dalam kelemahan

Ada kreasi di otak mu
Ia bisa kau gunakan menggubah lagu cinta untuk kau persembahkan bagi teman terdekat dalam hatimu. Atau untuk kau selingkuhi pacar sang teman
Sah saja sebelum ia menjadi pasangan hidupnya

Ada imajinasi di otak mu
Liar dan tak terbendung. Ia adalah cermin kegilaan masa muda
Jangan biarkan ia terkotori mimpi buruk kaum hedonis
Pemuasan hawa nafsu tiada kendali
Pada akhirnya menjadi nyeri tak berkesudahan.

Ada segalanya di otakmu
Kenapa tindak untuk prestasi





HANYA TUHAN PENOLONG UTAMA BUKAN NARKOBA

Aku juga pernah di tinggal kesasih
menangisi kemalangan
terjebak dalam kebuntuan
terperosok dalam lubang kebingungan
termakan oleh garangnya kebencian
terasa hidup untuk kesedihan

Kurasakan langit mengitamkan sunyi tanpa tawa. Rasa di cat suram dari catatan dingin tanpa ruang kehangatan. Sosok apa yang ikut memburu jejak kaki yang kalah. Aku ketakutan untuk hidup lebih lama. Bumi menjadi neraka yang dipinjamkan bagi hatiku.

Aku juga pernah dihianati kawan
Bungaku tercuri dari pot cantik di halaman
Terbunuh nafas yang menempel di dedaunan
Tercerai berai asa yang terajut di pelaminan

Lalu seorang kawan datang menawarkan tawa bagi kemuraman. Dengan narkoba katanya tawa berkekalan. Setenggak arak, selinting ganja atau sebutir koplo pasti menuntaskan kekalahan. Katanya aku akan lahir sebagai manusia baru di tengah kehidupan.

Dengan tawa aku menolaknya. Kukatakan bahwa narkoba bukan penolong utama
Sujudku pasti sampai pada-Nya
Ia pasti mengganti segala yang hilang
Ia pasti tau apa yang kubutuhkan.

Bukan narkoba






















PACARKU BANDAR NARKOBA


kita putus saja
daripada hidup menikam cinta yang kurajut
sebab kawanmu adalah belati tajam mengkilat
setiap detik mengancam
lalu pada saatnya menguliti hidup dan harapan
harapan kita

aku terlelap dalam rumah janji kita
tentang seribu hektar taman bunga
tempat kumbang-kumbang menari
kupu-kupu putih mencumbu putik mawar
lalu wanginya menyeberangi sungai-sungai waktu

kita putus saja
sementara kau kencani mayat-mayat yang terlempar kedalam hidupmu
tak ada biru langitku


































ADIKKU PECANDU NARKOBA

disinilah rumah itu
bilik kecil yang mengerti kekalahanmu
maka pulanglah
dan kita gelar sajadah itu
untuk pergi kelangit

sejauh mana nafasmu mengembara
bilik sunyi itu menanti tabahmu seperti pohon-pohon yang kekar
dzikirku
dzikir pelabuhan segala tawa
dzikir pelabuhan samudera darah dan kegelapan
dzikir gerimis pagi
maka jika kau pulang esok pagi
tunggulah ketika adzan subuh memanggilmu
dan lemaprkan selimut kumal itu

Adikku ............................
disinilah rumahmu
dimana ayah dan ibu menanti jejakmu
dengan doa dan air mata.




























ISTRIKU PENDERITA AIDS

Istriku ...............
Sungguh malang nasib bayi kita
yang tak mengerti apa apa
dulu kita menabung prahara
noda
jelaga
dan dia korbannya

Isteriku ................
dari kecerobahan semuanya berawal
kita coba segala keindahan
berlayar mengarungi samudera kesenangan
mandi disungai madu
kefanaan
sampai kita tersungkur dipintu kekalahan
kini sisanya adalah kepedihan yang mengancam bayi kecil kita

Isteriku ..............
Carilah setitik cahaya pengampunan
jangan kesalahan itu
membebankan bayi kecil kita



Tidak untuk malam tanpa sujudku
Tidak untuk senja tanpa tasbihku
Tidak untuk subuh tanpa zikirku
Tdak untuk sampai pada jejak nafas yang terbuang berhamburan




















KEMBALILAH KAWAN

aku masih disini kawan
melukis sisa gambar mimpi dari masa kecil kita
engkau jadi seorang pelaut yang menyeberangi samudera
singgah di dermaga beratus negara
lalu pulang dengan pakaian nahkoda
kaca mata hitam
sementara pacarmu Linda menunggu dengan riang
lalu tak lama berselang
akupun pulang dengan pakaian penerbang
jika memungkinkan
pesawatnya aku parkir di lapangan desa kita

aku masih disini kawan
mengeja kembali mimpi masa kecil itu
pohon pelindung yang kita tanam di tepi jalan
sekarang sudah besar dan tinggi
menunggu kepulangan kapal-kapal kita berlabuh

aku masih disini kawan
kudengar kau sudah di tahan pihak kepolisian
tersandung kasus pil eksotan

aku masih disini kawan
memandangi langit cita kita yang tinggi sambil
tertawa
karena cita kita tak jua tergapai

aku masih disini kawan
menunggu canda kita tentang embun dan perawan
aku sesalkan
engkau kalah menantang hari





























PADA DINDING KEKALAHAN

bersandar didinding waktu
engkau menatap langit yang kelam
sepi tiada daya
jiwa meninggalkan kampung-kampung seribu bunga
canda anak pelangi
ketika senja mengarak jingga

bersandar didinding waktu
menggulung mimpi yang sia-sia
hangus
gosong
gelap menghitam

hanya rasa sesal yang tersisa
langkah memberat menggapai
bias matahari

bersandar didinding waktu
menunggu saat saat kekalahan baru
muncul mencincang
jiwa yang melemah

aku kalah

























TERTIPU

pertama kau datang
jasadmu
seperti lingkaran cahaya yang memandu kegelisahan
aku menanam mimpi berhari-hari
menikahi keindahan bersamamu

Saat galau mengancam setiap detik
kaulah malaikat cinta
memeluk
mendekap
mengusir dingin yang bekukan langit

tak ada nafas tanpa tanpa desau anginmu
yang datang mengincar jejak kakiku

Tak ada ruang tanpa sombongmu
terbang kelangit tinggi
berayun
menari-nari di awan biru

Sampai pada ketinggian atmosfir mimpi
aku terjatuh
tersungkur bersama darah yang gelap menghitam
nafasku menjadi apoi yang membakar persendian

kali ini aku tersadar
engkau menipuku.

http://shafwan-sosial.blogspot.com/2009/06/kumpulan-puisi-anti-narkoba.html























ZAMAN BARU

katanya aku ini orang bodoh
hanya karena gak mau ikut minum dan teler di tepi jalanan
lalu teriak teriak kesetanan
seperti pahlawan yang gagah berani
menantang orang- orang yang lewat
sambil terbahak-bahak

katanya aku ini sinting
hanya karena gak mau ditraktir disko
dan konsumsi ekstasi
mereka bilang ....
oww begitu dahsyat
tidak pernah ngantuk dan kita bisa pulang dini hari

katanya aku ini kuno
saat menolak diajak
menusuk-nusuk tubuh dengan jarum suntik
yang bikin dunia ini menjadi sorga
sorga dunia

katanya aku ini kuper dan tidak setia kawan
saat menampik tawaran
seorang kawan untuk nimbrung menghisap ganja
dan paly bersama

katanya aku ini tidak toleran
saat sebagin besar kawan harus mengumpulkan uap
di bong
lalu terbang bersama kelangit tingi

katanya ini zaman baru
kita harus ikuti mode dan tren yang berkembang
tidak peduli trend itu
menghancurkan generasi

katanya aku ini gila
saat menolak segepok uang hanya untuk menjadi
kurir narkoba yang tak punya resiko apa-apa

akhirnya kukatakan bahwa aku memang gila
karena kini sudah zamannya
yang berbuat baik dianggap gila
orang waras dianggap gokil





























SURAT DARI PENJARA

Slamat malam.
kawan ...... jangan lanjutkan jejak hitam kita
hanya membuang sisa hidup saja
sejak kakiku tertembus peluru aparat
luka hidup kian memberat

maafkan aku kawan
sudah kulaporkan jaringan gelap kita
untuk dilacak polisi dan aparat lainya.
semata karena keinginanku agar kita pulang bersama ke dalam hidup kita yang sesungguhnya

kawan disini aku mulai merasakan kebebasan
bebas dari jeratan narkoba dan kebodohan kawan-kawan kita
aku kian mengerti bahwa narkoba awal kekalahan kita
kumandikan mimpi dengan dzikir
dan menyelupkannya kedalam samudera luas
bernama
" Hidup tanpa narkoba "

Kawan
kuyakin ini pilihan
kalau besok kita berjumpa
aku sudah tak lagi menemanimu
di rumah kosong itu

Temui aku di Fitness center
atau Mushalla kecil depan lapangan
Kawan mu yang terbebas
dipenjara.




















TENTANG SEBUAH PEDANG

kutunjukkan padamu sebuah pedang
yang bisa menikam pemberontakan dalam jiwamu
pedang perkasa
tiada tanding
dan lawan

kilatan cahayanya mampu menerangi lorong gelap
dan senja tertinggal mega
maka jika kau mau
ambilllah pedang ini
lalu bawalah ke dalam cinta jiwamu
ia akan menjadi melati wangi yang mengantar peti jenzahmu
keliang lahat.

ku serahkan padamu sebuah pedang



































PADA AKHIR SEBUAH PEPERANGAN

hari ini pedang-pedang kita
telah membunuh ratusan nyawa
darah telah tercecer dan sisa luka dibawa
pulang mereka yang terkalahkan

hari ini bunga penghormatan dikalungkan di leher kita
orang -orang menyambut dengan suka cita
menunduk dan memberi hormat
pada kepahlawanan
yang kita miliki

hari ini pedang - pedang kita
pulang kesarung sebab musuh musuh telah terkapar
terpisah dengan nyawa

hari ini kita mulai peprangan baru
yang panas dan seru
yang dahsyt memburu
inilah perang melawan sepasukan nafsu
yang menggerakkan sel-sel untuk menhitamkan nafas manusia

hari ini kita mulai peperangan baru
yang lebih kejam dan menakutkan
dimana hawa nafsu mengantarkan manusia untuk sampai dipintu
neraka


























ANTARA MALAIKAT DAN SETAN

antara malam dan siang aku bersujud di indah magrib
memandangi ungu yang bertebaran di muka telaga
suara suara
terbenam dalm zikir seluruh bumi
malaikat memandangi ku dari cermin yang kusam

antara siang dan mlam aku mengecup subuih
kebeningan embun menyejukkan malam yang pergi
tasbihnya tertinggal diruang hampa
kehidupan

antara hitam dan putih aku goreskan warna baru
di batas keduanya
men
warna yang memikat

































AKU TAK SEPERTI DULU LAGI

aku telah bangkit dari kekalahna
yang memukul-mukul lonceng waktu
sampai berdarah
pecahlah gendang telinga
tuli
hilang suara
aku telah bangkit dari mimpi panjang
menghantar aku di batas ajal
sebelum kukemasi rencana pernikahan malaikat di ketinggian awan
aku belajar menyanyi
aku belajar mengepak sayap kembali
aku belajar mengalahkan diri yang sombong
aku kini telah bangkit dari khayalan tentang bulan dan langit merah
waktu kau kibarkan bendera biru di bukit surga
tentang berhektar - hektar ladang ganja
yang bakal bikin kita kaya
aku telah bangkit dari kebohongan
bohong pada nurani yang mengingini kesungguhan
meletakkan kesejatian dari damai dan ketenangan
damai dalm pelukan waktu yang tenang
sujud yang terpelihara dari godaan
aku telah bangkit dari kekalahan
menanam pohon-pohon mahoni di jalanan yang masih panjang
lupakan tentang pengembaran sia-sia
bersama narkoba dan setan
aku kini telah bangkit
tak seperti dulu lagi




















TRANSAKSI

di kegelapan malam
aku tnjukkan sebuah senapan, seribu butir peluru tajam dan rasa takut yang mencekam
kita transaksikan bisa ular
sambil menunggu
kematian sejuta nyawa kaum muda

kau berikan padakau setumpuk tengkorak
dan kutukar dengan bisa ular
yang dipiara disebagian negeri kita

lewat desir angin yang mengirim asap kemenyan
maka tubuhku dinyalkan seperti lilin yng pelahan habis
mengiringi perjalannan sekon
dikegelapan malam mestinya
rasa takut tergantikan tawa sejuta makna
harapan akan nyawa yang pergi menjemput mimpi alam barzakh
lalu kau dan aku kembali ke cinta-Nya

menghukum Indonesia

malam ini




























JURANG TENGKORAK

sudah banyak yang terjatuh disitu
tubuhnya hancur bersama mimpi yang sia-sia
darahnya membusuk dan lebur berulat
lalu namanya ditulis pada nisan yang sia-sia
sudah banyak yang terjatuh disitu tanpa ada yang menghiba
sebab orang orang telah mengubur cinta untuknya
meski jasadnya mengering atau
ataupun saai ia kesakitan menahan nyeri
sudah banyak yang terjatuh sia-sia disitu
hanya karena ingin membuktikan cinta pada kumbang jantan
yang sudah bosan mengecap manis sari bunga
jatuh dan terkubur bersama pembuktian rasa cintanya
yang cengeng
sudah banyak yang terjatuh disitu
hany karena ingin mengukur kedalaman jurang
lalu berlama-lama memandangi kedalaman
sambil berkhayal mengpak sayap
terbang pelan dan jatuh
sudah banyak yang jatuh disitu
karena tipuan oase yang menampakkan telaga
harapan bagi pelepasan sejuta dahaga membuatnya
melompat kedasar jurang
bersama sayap gelap kelelawar
anak-anak setan tertawa
menghisap darahnya
sudah banyak yang jatuh disitu
dijurang hitam narkoba
tak banyak kaum muda yang belajar darinya




















SESOSOK MAYAT

Diruang isolasi tubuhnya terbujur
menerawang
menghitung hari-hari yang lewat bersama kepedihan
yang menikam
membaca hitam jalanan yang panjang lalu ujungnya
kebisuan langit yang terantuk
HIV AIDS

kenapa tulang tak jadi besi
kenapa nafas tak henti diawal kekalahan jiwa
kenapa tangis meleleh ketika tangan telah terbelenggu

Dikamar mayat sekon berakhir
detak waktu tak terhitung
cita telah sia-sia dan membusuk di tong-tong sampah
mayat itu entah lelaki entah perempuan
orang - orang mencibiri masa lalu yang di bawanya
cinta sudah hilang kemana
tak satupun yang mengakui keluarganya

Dipekuburan umum pohon-pohon enggan menatapnya
mungkin dikira virus bakl jadi bencana
sungguh ia mati terhina
tanah pun ragu menereima kematiannya

Di alam sana
Sesosok mayat entah bagaimana






















PADA SEBUAH GOT

Aku temukan mayatmu legam dilumuri gelap lumpur
Mayat yang bercerita soal mimpimu yang tertampar
Kau jadikan jasadmu peluru dan hidup ini
Dilukisi gelisah tanpa kata
Tanganmu yang dulu sebutir batu mengepal
Kini bernanah
Oleh luka yang kau pelihara berabad lamanya

Pada sebuah got berbau
Kutemukan mayatmu sahabatku
Yang membunuh cinta dan gagasan-gagasan baru
Yang menggorok khayal dan mimpi besar kita adalah kegelapan
Yang mengikuti jejak zaman
Ia berubah sesuai musimnya

Narkotika nama besarnya

Pada sebuah got bau
Aku masih mengenalmu sahabat
Pulanglah
Kuantar kau sampai batas pertemuan kita
Dan pertemanan mengantar cinta yang tak habis

Pada sebuah got berbau
Kenapa mesti disitu


























SETETES EMBUN

pagi sekali
embun di kirim ketangan kecil yang terangkat memanjat doa
sejuknya
meresap kedasar laut
akar-akar pohon dan sunyi daun-daun di hutan pagi

maka bagi dahaga jiwamu
setetes embun adalah penawarnya
sebab ia diteteskan dari piala kesyukuran pada
hidup
yang bertabur intan
dimana cinta-nya
menafikan borok dan luka di tubuhmu

setetes embun adalah
kebeningan yang mengantar nafasmu kelangit biru
dan kening
bersujud
menghitung pengakuan hamba yang lemah

Setetes embun
Setetes embun saja

Jakarta Pagi Nov 2006























58. SESOSOK MAYAT

Diruang isolasi tubuhnya terbujur
menerawang
menghitung hari-hari yang lewat bersama kepedihan
yang menikam
membaca hitam jalanan yang panjang lalu ujungnya
kebisuan langit yang terantuk
HIV AIDS

kenapa tulang tak jadi besi
kenapa nafas tak henti diawal kekalahan jiwa
kenapa tangis meleleh ketika tangan telah terbelenggu

Dikamar mayat sekon berakhir
detak waktu tak terhitung
cita telah sia-sia dan membusuk di tong-tong sampah
mayat itu entah lelaki entah perempuan
orang - orang mencibiri masa lalu yang di bawanya
cinta sudah hilang kemana
tak satupun yang mengakui keluarganya

Dipekuburan umum pohon-pohon enggan menatapnya
mungkin dikira virus bakl jadi bencana
sungguh ia mati terhina
tanah pun ragu menereima kematiannya

Di alam sana
Sesosok mayat entah bagaimana























TRAGEDI TAHUN BARU.

lihatlah kawan kita
matanya kuyu dan tak banyak bicara
sudah tiga hari dia diam saja
sejak bertahun baru dengan tiga orang temannya
Konon ia ikut pesta narkoba sejak sore sampai pagi tiba

kini ia hanya diam saja
saat ditemukan ia seperti sudah tak bernyawa
dari mulutnya keluar busa
tubunya kaku tak berdaya

di trotoar itu orang menemukannya
tergeletak sendiri ditinggal kawannya
seperti gepeng dan tuna wisma
padahal ia anak orang kaya

Sekarang ia seperti orang gila
bicara sendiri tak ngerti arahnya
kadang menangis dan tertawa
tangannya mengusap linangan air mata.

lihatlah kawan kita
yang suka bergaul dengan pecandu narkoba
harinya hancur asa tiada

























Gemerlap lampu malam di matamu

aku tatap matamu
kusaksikan beribu lampu malam
kelap kelip gemerlap
nyala yang memanas sampai dalam tulang-tulangmu

lebih dalam kutatap matamu
aku terkejut
siapa yang menanam impian sesaat di kebun-kebun nasibmu
lalu pohon-pohon kekar
belukar garang dari semangat yang membaja
kau ganti
jarum suntik
gelegak bir, hingar bingar dan celoteh nakal

aku tatap matamu
terpesona oleh darah yang mengalir deras menuju goa-goa gelap
tak henti mencari warna
menerobos
kenapa tak kau seret nafasnya
kelangit biru hitam keabadian
menggelegak dalam sunyi sujud
hamba terpilih



























Janji setia anak merpati

Seorang lelaki
Berjanji untuk setia pada perempuannya

Seorang calon pengabdi bangsa
Berjanji setia untuk melayani rakyatnya

Seorang Calon legislatif bahkan bersumpah
Untuk setia pada rakyat yang dipilihnya

Seorang calon Bupati berjanji
Sana sini bahwa nanti ia akan berjuang untuk kemakmuran
Wilayah yang di pimpinnya

Janji janji
Tepati tepati

Janji janji memang susah untuk ditepati

Janji jani
Ingkari ingkari

Seorang teman bilang bahwa janji di buat untuk di ingkari

Seorang lelaki
Yang tak berbakat jadi politisi, polisi atau pejabat prustrasi
Tengah berjanji pada diri sendiri
Untuk tak terseret modernisasi
Yang basi
Dan tak sayang pada tubuh sendiri

Seorang lelaki muda
Di ledek zaman dan kawannya yang gila
hanya karena ia berjanji pada hidupnya
Untuk tidak mencatat noda
Ikut-ikutan mengkonsumsi narkoba
Biar keren atau coba coba





























Gelap Hitam

Langit hitam tanpa matahari
pohon-pohon berubah warna
laut dilukisi
gelap

aku bertanya bagaimana warna daun
hujan sore dan anak merpati dalam kegelapan
tak ada yang mampu menebak
sebab gelap adalah keabadian warna tanpa pijaran matahari

lalu hatimu sama saja dengan bumi
jika kehilangan cahaya
sisi cinta digelapkan
tunggulah hitam menggerogoti
lalu hidup ingin kau sudahi
dengan hayal dan mimpi yang tinggi
hatimu gelap dan mati
.

hatimu sama saja dengan bumi
jika tak ada cahaya imani
sudah pasti citamu kau ingkari
didepan pintu kau berdiri
kehilangan kunci
gelap tak terhalangi.

























Perkawanan tanpa Narkoba

Kawan setia
Pasti berjanji untuk menjaga
Cinta
Dan persahabatan yang tulus sempurna
Pagi mengingatkan ku pada embun dan setangakai bunga
Yang kita petik di halaman sekolah kita

Lalu seperti kita punya sayap saja
Kau ajak aku menaklukan puncak Rinjani yang perkasa
Tertawa
Mencari jejak sahabat kita
Yang pergi diawal musim cinta

Kawan setia
Kau selalu bercerita tentang betapa bahaya dari narkoba
Mencincang tubuh dan jiwa manusia
Luka tiada tara
Kini engkau entah dimana
Setiamu kutulis diatas batu-batu tua
Peninggalan para raja yang setia pada rakyatnya

Kawan setia
Memang tak pernah menjerumuskan kita
Menjadi sampah atau sepatu tua
























Seratus Tahun Sekejap Mata

Tak sampai sekejap mata
Hidupku singgah disini.memintal cinta dari rasa yang dalam. Lalu sisanya hidup di mulai dari gerbang tua bernama kematian.Sebagai ungkapan pembuktian dari janji akan kebenaran, dan pembalasan
Maka tak cukup waktu
Untuk menghitung gelap lalu kusampai pada batas keabadian

Tak sampai sekejap mata
Lalaiku menjadi beban yang menjerumuskan,
hidup hanya tinggal sisa
terombang – ambing dalam samudera
nafsu
memburu
terpacu
tersengal
berhenti

Tak sampai sekejap mata
Nafasku bersandar di dermaga
Pelayaran panjang dialam sana
Memaksa darahku beredar dilangit malam
Menangkap bintang-bintang
bermesraan dengan dingin selimut rembulan

Tak sampai sekejap mata
Memaksa aku meminjam sayap rajawali
Meminum gelombang laut
Dan menye






















Sial

Padahal Cuma sekali saja
Aku cicipin yang namanya narkoba
waktu itu diajak kawan lama
disaat ulang tahun pacarnya
tapi itulah awal semua bencana
malam hari saat semua berpesta
agen polisi datang tanpa disangka
kami semua diperiksa
sialnya
barang itu kuselip disaku celana
saat di beri untuk kucoba

Padahal Cuma sekali saja
Aku cicipin yang namanya narkoba
Ternyata itulah tiket aku kepenjara
Memulai hari tanpa cerita
Dan tawa canda
Diujung awal pagi dan ujung senja


Padahal Cuma sekali saja
Aku cicipin yang namanya narkoba
Katanya untuk bertenggang rasa
Pada kawan yang jadi pengguna
Mabuk dan terbang bersama

Sekarang aku dipenjara






















Pengakuan

Aku terpaksa menjaja narkoba
Demi dua anak tercinta
Ayahnya telah pergi .........
Tertembus peluru dini hari
Darahnya menjadi kelam yang tak berhenti


Polisi memburunya
Ia tertuduh sebagai bandar narkoba
Yang menjadi ancaman bagi ribuan siswa
Berjuta kaum muda
Yang gampang percaya akan tipuan sia-sia
Dari hidup yang fana

Aku terpaksa menjajakan narkoba
Demi membesarkan dua anak tercinta
Ayahnya telah pergi .......

































LONCENG TRAUMA

Setiap lonceng berdentang
Mulailah jantungku berdetak keras
Dan rasa takut bergerak dalam aliran darah
Bayangan tentang lonceng penjara
Tirani penyiksa jiwa dan hilangnya kebebasan
berkawan dengan pembunuh
berteman dengan residivis
bersahabat dengan koruptor
dan bersaudara dengan sipir penjara
letih, lelah
kisahku berawal dari coba-coba.
di ajak kawan mencicip narkoba
Tak perlu keluar uang segala, yang penting kumau nemaninya
Lama-lama, aku jadi kecanduan juga
Seringnya Cuma bisa minta
Lalu akhirnya aku jadi pengedar narkoba
Dan tertangkap jua

berbulan-bulan di penjara
hanya sakit teman setia.
Aku terhina

Sekarang aku telah bebas diluar penjara
Lonceng penjara membuatku trauma
Setiap lonceng berdentang
Mulailah jantungku berdetak keras
Dan rasa takut bergerak dalam aliran darah
Serasa masih di dalam penjara.



















Dari sisa pesta kembang api
KREASI YANG TERBUNUH

Engkaulah jiwa yang menjadi taman bunga
Ketika tanganmu menuliskan bahasa
Sejuta kreasi, ambisi, dan tebaran imajinasi berwarna biru
Putih dan merah muda

Bukalah dadamu
Engkau rasakan desir angin yang dikirim
Dari romantisme bulan di daun kilatan daun jambu
Desah rahasia pepohonan tua beribu waktu

Lalu taman mengirim wewangi ke batas kelahiran pagi
Terik siang dan merah senja
Tumbuhnya beratus bunga dari ruh setiamu
Tangan – tangan menuliskan kesaksian akan keindahan

Tapi aku menyesal saat wajahmu diolesi bunga kamboja


































RACUN DARI DIAM

Diam
Menjadi api yang pelahan membakar tulang-tulangmu
Jiwa yang lara di terbangkan kelangit gelap
Dan jadilah kau seorang provokator, pengumpat dan penebar gosip

Diam
Meracuni angan-angan
Merusak sendi - sendi mimpi menjadi lukisan hantu disenja suram
Wajahnya jadi berubah menakutkan
Seram

Diam
Seperti bencana yang menghukum jiwa secara pelan
Mengantarnya kedalam kekalahan masa silam
Jika tak sadar
Dia juga menjadi akar sebuah tangisan, warna kecemasan, cerita kegundahan dan jasadmu terombang – ambing .

Diam
Gantikan ia dengan semangat matahari
Peluhmu adalah piasau bagi diam
Dan kegundahan



























HANYA DENGAN KERJA KERAS.

Hanya dengan kerja keras
Orang-orang jepang yang hampir punah dihancurkan bom
Bisa bangkit dan menjadi terdepan dalam pengembangan Iptek

Hanya dengan memeras otak
Seorang penulis bisa menghasilkan feature, Essay, dan karya sastra
Yang bisa menginspirasi orang lain

Hanya dengan memeras kemampuan
Seorang Arsitek bisa menghasilkan sebuah bangunan megah dan tinggi
Lalu bisa berguna bagi orang lain

Hanya dengan berfikir keras
Seorang Perancang Mode Bisa menciptakan desain busana
Yang indah lalu kau kenakan dengan nyaman dan mempesona

Hanya dengan mengasah imajinasi yang intens
Seorang pencipta lagu akan bisa bisa melahirkan sejuta nada mempesona
Dan lalu kau nikmati

Hanya dengan memeras keringat dan otak
Seorang perancang tari
Bisa mencipta tari nan indah, yang mempercantik irama

Hanya dengan keinginan dan keberanian
Seorang pencari lebah madu mengembara di tengah belantara
Lalu kita bisa mengecap betapa manis setetes madu

Tak satupun karya tercipta
Hanya dengan berhayal dan bermimpi di pembaringan
Tak satupun

























TERASING

Sudah lama ia terbang ke alam gelap
Terasing dari bumi tempat bulan memandikan impian
Malam-malam dilukisi cahaya cinta seribu satu malam
Sebab hati memandang jernih pada kehadiran waktu
Bunga
Kupu-kupu di ranah pagi
Dan kehangatan sore diperaduan matahari

Dia terasing sejak
Beratus hari di lukisi keletihan
Tangan – tangan mungil ingin menggapai seribu bidadari tanpa peluh tanpa air mata dan gairah yang merah

Terasing dari dunia yang berayun-ayun menafasi pohon-pepohon
Daun-dedaun
Batu –bebatu
Kuat mendorong hawa yang putih

Sudah sejak lama ia terasing
Sejak hidupnya dipalingkan kedalam ruh kematian
Pelahan
Meninggalkan sebumi yang luas kedalam sebuah ruang sempit kosong dan pengap

Terasing dai tawa canda kawan sebaya
Menghitung butiran pasir tanpa daya
Terjerat lingkar narkoba

























PISTOL TERCEBUR LUMPUR

Akhir kehidupan seorang polisi
Sungguh tragis dan menyayat hati
Mayatnya beku
Mulut berbusa
Jasadnya terkapar di sebuah hotel ternama
Over dosis jadi penyebabnya

Aku bayangkan sebuah kegagahberanian
Memandu langkah, membagi damai
Mengayomi dengan cinta
dengan pistol dipinggangnya

Tapi malang jadinya
Sang polisi dan pistolnya
Tercebur lumpur narkoba
Contoh apa yang diberikannya
Bagi generasi dan masa depan bangsa


































ARTIS DAN NARKOBA

Kerja malam dan siang
dikejar jam tayang
Dituntut tampil fresh dan tak pernah kusut
Kau butuh energi ekstra untuk itu semua
Seorang kawan mengajakmu mencoba narkoba
Lalu dimulailah hari hari panjang
Musim-musim yang mengantarmu kedalam energi semu

Sekarang semua sudah berubah teman
Kawan yang lain sudah dipenjara
Lalu hidupmu tak lagi lepas dari jeratnya
Menunggu hari-hari ajaib
Saat kembalinya waktu
Dimana hidupmu bergetar
Mewangikan bumi

Sekarang semua sudah berubah teman
Orang mengenalmu sebagai artis yang terjerat narkoba
Kau butuh segudang uang untuk membeli barang haram itu
Sedang energi jasadmu kian habis
Kering
Kerontang

Kau telah mengubahnya
Ketenaran dan harta yang berlimpah
Mengantarmu jadi pengguna
Mengubah hidupmu jadi tersia




















NARKOBA MENGANCAM GENERASI

Ooooh Generasi
Ditanganmu ada berjuta mimpi membangun negri
Meraih prestasi
Menaklukan waktu dengan rasa percaya tinggi
Kita menangkan semua kompetisi

Ooooh generasi
Dengan kebanggaan bunda pertiwi
Dengan cinta pejuang sejati
Kuingin kau buka rantai tirani
Dari bangsa-bangsa yang tak bosan menjajajah bumi ini
Dengan hutang dan janji janji

Ooooh generasi
Hanya baktimu yang menjadi sakti
Menjadi nyala dari pijaran api
Getarkan negeri
Gerakkan gelombang samudera dalam hatimu
gerbang
DAMPAK NARKOBA PENYIMPANGAN SOSIAL


MENGGANGGU LINGKUNGAN
BEBAN SOSIAL LINGKUNGAN DAN KELUARGA
HANCURNYA MASA DEPAN


Orang – orang mengatakan langit kian membiru
Katamu langit masih memerah
Lalu kau teriak ”langit merah ! langit merah !
Kata orang engakau membiru

Rabu, 16 Juni 2010

Sapta Daya Panti Rehabilitasi Narkoba


Tidak sedikit remaja atau kaum muda kita yang terjerumus dan menjadi ketergantungan narkoba
akan kah keadaan ini terus berlanjut?
Berangkat dari keprihatinan melihat kondisi remaja pada saat ini, yang terkontaminasi keadaan lingkungan
sehingga menjadi pengguna Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA).
Maka kami panti rehabilitasi Sapta Daya memberikan tempat rehabilitasi untuk penyembuhan secara menyeluruh untuk para pecandu dan pengguna narkoba agar mereka dapat sembuh dan berhenti dari ketergantungan mereka terhadap narkoba.
Agar generasi muda ini dapat berkarya dan berkarir jauh lebih baik tanpa harus menggantungkan hidup mereka kepada narkoba

segera hubungi
SEKRETARIAT PUSAT SAPTADAYA BANTEN
+62 811 127 684
+62 254 7036788
GRIYA PERMATA ASRI BLOK B11 No.14
SERANG
BANTEN

http://saptadayabanten.blogspot.com/
Penanggulangan Narkoba Dalam Perspektif Islam

Narkoba sebagaimana disebutkan di atas menimbulkan dampak negatif baik bagi pribadi, keluarga, masyarakat maupun bagi bangsa dan negara. Dampak negatif tersebut adalah sebagai berikut :

1.Bahaya yang bersifat pribadi

a.Narkoba akan merobah kepribadian si korban secara drastis, seperti berubah menjadi pemurung, pemarah, melawan dan durhaka.

b.Menimbulkan sifat masa bodoh sekalipun terhadap dirinya seperti tidak lagi memperhatikan pakaian, tempat tidur dan sebagainya, hilangnya ingatan, dada nyeri dan dikejar rasa takut.

c.Semangat belajar menurun dan suatu ketika bisa saja si korban bersifat seperti orang gila karena reaksi dari penggunaan narkoba.

d.Tidak lagi ragu untuk mangadakan hubungan seks karena pandangnya terhadap norma-norma masyarakat, adat kebudayaan, serta nilai-nilai agama sangat longgar. Dorongan seksnya menjadi brutal, maka terjadilah kasus-kasus perkosaan.

e.Tidak segan-segan menyiksa diri karena ingin menghilangkan rasa nyeri atau menghilangkan sifat ketergantungan terhadap obat bius, ingin mati bunuh diri.

f.Menjadi pemalas bahkan hidup santai.

g.Bagi anak-anak sekolah, prestasi belajarnya akan menurun karena banyak berkhayal dan berangan-angan sehingga merusak kesehatan dan mental.

h.Memicu timbulnya pemerkosaan dan seks bebas yang akhirnya terjebak dalam perzinahan dan selanjutnya mengalami penyakit HIV/ AIDS.


2.Bahaya yang bersifat keluarga

a.Tidak lagi segan untuk mencuri uang dan bahkan menjual barang-barang di rumah untuk mendapatkan uang secara cepat.

b.Tidak lagi menjaga sopan santun di rumah bahkan melawan kepada orang tua.

c.Kurang menghargai harta milik yang ada seperti mengendarai kendaraan tanpa perhitungan rusak atau menjadi hancur sama sekali.

d.Mencemarkan nama keluarga.


3.Bahaya yang bersifat sosial

a.Berbuat yang tidak senonoh ( mesum/cabul ) secara bebas, berakibat buruk dan mendapat hukuman masyarakat.

b.Mencuri milik orang lain demi memperoleh uang.

c.Menganggu ketertiban umum, seperti ngebut dijalanan dan lain-lain.

d.Menimbulkan bahaya bagi ketentraman dan keselamatan umum antara lain karena kurangnya rasa sosial manakala berbuat kesalahan.

e.Timbulnya keresahan masyarakat karena gangguan keamanan dan penyakit kelamin lain yang ditimbulkan oleh hubungan seks bebas.



4.Bahaya bagi bangsa dan Negara

a.Rusaknya pewaris bangsa yang seyogyanya siap untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa.
b.Hilangnya rasa patriotisme atau rasa cinta bangsa yang pada gilirannya mudah untuk di kuasai oleh bangsa asing.

c.Penyelundupan akan meningkat padahal penyelundupan dalam bentuk apapun adalah merugikan negara.

d.Pada akhirnya bangsa dan negara kehilangan identitas yang disebabkan karena perubahan nilai budaya.



PANDANGAN AGAMA TERHADAP NARKOBA

Dalam pandangan Agama narkoba adalah barang yang merusak akal pikiran, ingatan, hati, jiwa, mental dan kesehatan fisik seperti halnya khomar. Oleh karena itu maka Narkoba juga termasuk dalam kategori yang diharamkan Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, Hadits Rasulullah SAW dan juga ajaran-ajaraan agama lainnya, antara lain sebagai berikut :

1.“Janganlah kamu jerumuskan dirimu kepada kecelakaan / kebiasaan (sebagai akibat tangan) tangan-tanganmu”. (Q.S. Al-Baqarah : 195).

2.“Dan Janganlah kamu membunuh dirimu (dengan mencapai sesuatu yang membahayakanmu). Karena sesungguhnya Allah Maha Kasih Sayang kepadamu”. (Q.S. An-Nisa’ : 29).

3.Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya ( meminum ) Khamar, ( berkorban ) untuk Berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapatkan keberuntungan. (Q.S. Al-Maidah : 90).

4.“Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu lantaran ( minuman ) Khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sholat, maka berhentilah kamu ( dari mengerjakan pekerjaan itu )”. (Q. S. Al-Maidah : 91).

5.“Mereka bertanya kepadamu tentang Khomar dan Judi, katakanlah pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya”. (Q.S. Al-Baqarah : 219).

6.“Melarang Rasulullah SAW daripada tiap-tiap barang yang memabukkan dan melemahkan akal dan badan”. (H.R. Ahmad).

7.“Tiap-tiap barang yang memabukkan adalah haram”. (H.R. Bukhari dan Muslim).

8.“Setiap benda yang memabukkan banyaknya maka sedikitnya haram”. (H.R. Ahmad, Abu Daud, Turmuzi, Nasa’I, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

9.Dalam ajaran Kristen disebutkan, “Saudara-Saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah” (2 Korintus 7 ayat 1).

10.Dalam ajaran Katolik disebutkan, “Tuhan tidak mengehndaki kematian, tetapi pertobatan hidup, kepada orang-orang yang sedang mengalami drama kecanduan dan menderita kemalangan”. Yeh. 18 : 23).

11.Dalam ajarn agama Buddha disebutkan, “Kami bertekad akan melatih diri, menghindari segala minuman keras, yang menyebabkan lemahnya kesadaran kami”. (Pancasila Buddhis, Sila Kelima).

12.Sebab yang disebut kematian, segala macam penyakit itu merupakan pengemudinya, yang menyebabkan hidup itu berkurang, jika sudah kurang usia hidup datanglah maut, karena itu jangan lupa supaya diusahakan berbuat baik yang akan mengantarkanmu ke asal mulamu” (Sloka Sarasamuccaya).



PENANGGULANGAN NARKOBA

Mengingat betapa dahsyatnya bahaya yang akan ditimbulkan oleh Narkoba dan betapa cepatnya tertular para generasi muda untuk mengkonsumsi Narkoba, maka diperlukan upaya-upaya konkrit untuk mengatasinya. Upaya-upaya tersebut antara lain adalah :

1.Meningkatkan iman dan taqwa melalui pendidikan agama dan keagamaan baik di sekolah maupun di masyarakat.

2.Meningkatkan peran keluarga melalui perwujudan keluarga sakinah, sebab peran keluarga sangat besar terhadap pembinaan diri seseorang. Hasil penelitia menunjukkan bahwa anak-anak nakal dan brandal pada umumnya adalah berasal dari keluarga yang berantakan (broken home).

3.Penanaman nilai sejak dini bahwa Narkoba adalah haram sebagaimana haramnya Babi dan berbuat zina.

4.Meningkatkan peran orang tua dalam mencegah Narkoba, di Rumah oleh Ayah dan Ibu, di Sekolah oleh Guru/Dosen dan di masyarakat oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat serta aparat penegak hukum.



SIKAP PECANDU

Adapun sikap yang harus dilakukan oleh pecandu Narkoba sesuai dengan tuntunan ajaran agama adalah :

1.Bersabar sebab sikap sabar adalah merupakan sebuah kepasrahan diri terhadap Allah SWT atas qudrat dan irodatNya sehingga yang bersangkutan dapat menerimanya sebagai sebuah kenyataan.

2.Bertaubat kepada Allah SWT sehingga tidak mengulanginya lagi di kemudian hari.

3.Taqarrub Ilallah yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan banyak melaksanakan ibadah baik ibadah mahdhah maupun ibadah ghairu mahdhah.

4.Berdo’a kepada Allah SWT sehingga mendapat petunjuk dan pertolongan dari Allah SWT.



SIKAP KITA TERHADAP PECANDU

Adapun sikap yang harus kita lakukan terhadap pecandu Narkoba sesuai dengan tuntunan ajaran agama adalah :

1.Membimbing yang bersangkutan ke Jalan Yang Benar sehingga si pecandu tetap percaya diri, yakin taubatnya diterima Allah SWT dan tetap beramal sholeh sampai dengan akhir hayat.

2.Memperlakukan yang bersangkutan scara manusiawi dan tidak mengkucilkannya dari pergaulan sehari-hari, baik dalam keluarga, masyarakat maupun jama’ah ibadah.

3.Meringankan penderitaan bathin yang bersangkutan sehingga senantiasa bersabar dan berusaha untuk dapat menghindarinya.***

http://makalah-di.blogspot.com/2009/12/makalah-tentang-penanggulangan-narkoba.html

Penggolongan, bahaya dan penanggulangan Narkoba



Narkoba adalah suatu zat, yang jika dimasukkan ke dalam tubuh, bisa menyebabkan gangguan fungsi fisik dan psikologis. Narkoba nama lainnya adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan zat adiktif. Dikalangan remaja banyak terjadi penyalahgunaan narkoba.

Narkotika
Adalah zat atau obat yang dapat menimbulkan pengaruh ketergantungan bagi penggunanya.
Narkotika Gol. I
Mempunyai
potensi sangat tinggi menimbulkan ketergantungan.
Contohnya : Heroin, putauw, kokain, ganja.
Narkotika Gol. II
Mempunyai
potensi tinggi menimbulkan ketergantungan.
Contohnya : Morfin, petidin.
Narkotika Gol. III
Mempunyai
potensi ringan menimbulkan ketergantungan.
Contohnya : Kodein.

Narkotika yang sering disalahgunakan adalah :
- Opiat : morfin, codein, Demerol, heroin, putauw, petidin, candu.
- Ganja atau kanabis : marihuana, hashis.
- Kokain : serbuk, pasta, daun koka.

Pengaruh tersebut berupa pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat , halusinasi atau timbulnya khayalan yang menyebabkan efek ketergantungan bagi pemakainya.

Psikotropika
Zat/obat yang dapat menurunkan aktivitas otak atau merangsang susunan syaraf pusat dan menimbulkan kelainan perilaku dan mental.

Psikotropika Gol. I
Mempunyai
potensi amat kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contohnya : Ekstasi, shabu, LSD.
Psikotropika Gol. II
Mempunyai
potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contohnya : Amfetamin, metilfenidat atau Ritalin.
Psikotropika Gol. III
Mempunyai
potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contoh : Phentobarbital, flunitrazepam.
Psikotropika Gol. IV
Mempunyai
potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contohnya : Diazepam, bromazepam, fenobarbital, klonazepam, klordiazepoxide, nitrazepam, seperti pil pil BK, pil Koplo, Rohip, Dum, MG.

Psikotropika yang sering disalahgunakan :
­ Psikostimulansia : Amfetamin, ekstasi, shabu.
­ Sedatif dan Hipnotika ( Obat penenang, obat tidur ) : MG, BK, DUM, pil Koplo, dll.
­ Halusinogenika :Lysergic Acid Dyethylamide (LSD), mushroom.
Obat ini mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf diantaranya :
- Merasa nikmat, eforia, waspada, enerjik, sosial & percaya diri (bila digunakan lebih dari biasanya).
- Agitasi(mengamuk), agresi(menyerang), cemas, panik.
- Mual, berkeringat, geraham lengket, gigi terus mengunyah.
- Meningkatkan perilaku berisiko.
- Kehilangan nafsu makan.
- Susah tidur.
- Gangguan jiwa berat.
- Paranoid dan depresi.



Berdasarkan efeknya, narkoba dibagi menjadi :
1. Stimulan
- Meningkatkan aktivitas pada susunan saraf pusat (pemompaan darah semakin cepat, detak jantung dan nafas meningkat, dsb.)
- Mempercepat proses mental, membuat orang waspada, dan bersemangat.
Contoh : Kafein, nikotin, amfetamin dan sejenisnya, kokain, Ritalin, deksamfetamin, dsb.
2. Depresan
- Memperlambat aktivitas pada susunan syaraf pusat.
- Membuat orang menjadi lebih santai dan kurang sadar akan sekelilingnya.
Contoh : Alkohol, Valium, Rohypnol, Serapax, Temazapan, kodein, Panadin, heroin, opium, morfin, dsb.
3. Halusinogen
- Secara signifikan dapat mengubah dan menyebabkan gangguan tentang persepsi, kondisi pikiran, dan lingkungan.
- Gangguan itu menyebabkan penggunanya melihat atau mendengar sesuatu sangat berbeda dari sebenarnya (atau sebenarnya tidak ada).
Contoh : Lysergic Acid Diethylamine (LSD), jamur ajaib, Meskalin, biji peyote, dsb.

4. Entaktogen : termasuk stimulan yang telah dimodifikasi yang juga memiliki sifat-sifat halusinogen
5. Kanabinoid : termasuk kelompok unik yang mempengaruhi reseptor tertentu pada otak.

Pencegahannya

Jangan pernah berfikir untuk mencoba, meskipun hanya sekali
Namanya anak muda, sifat yang paling umum adalah rasa penasaran. Sebenarnya sifat ini bisa positif jika memberikan pengetahuan bagi kamu. Namun rasa penasaran itu akan merusak ketika kamu ingin mengetahui rasa narkoba meskipun Cuma sekali, Satu hal yang perlu kamu ingat narkoba merupakan obat-pbatan yang mengandung zat atau kandungan yang dapat membuat kamu ketagihan. Sekali kamu mencobanya,maka seumur hidup kamu akan ketagihan.

Jangan berpikir bahwa narkoba adalah dewa penyelamatmu
Namanya hidup, pasti ada suka dan dukanya. Alangkah indahnya jika dunia ini dipenuhi suasana yang asyik-asyik terus. Namun tidak demikian adanya, bukan? Orang akan mudah mengontrol dirinya ketika merasa senang dan riang. Tapi hal itu tidak mudah dilakukan ketika orang harus menghadapi persoalan-persoalan sulit, rumit, bikin stress, atau depresi. Berdasar dari banyak kasus, seseorang akan mudah dicekoki narkoba ketika dirinya sedang dalam keadaan down. Untuk itu kamu harus selalu waspada. Ingatlah selalu kalau narkoba akan mengacaukan perasaanmu, malah akan menambah banyak persoalanmu. Kalau pun seseorang pemakai narkoba merasa punya perasaan gembira dan nyaman, itu hanya bersifat sementara waktu saja. Ketika pengaruh narkoba itu habis, maka si penggunanya akan merasakan hal-hal yang sebaliknya. Tidak heran jika akhirnya si pengguna akan mencari dan menagih narkoba yang sama.
Makanya, kamu perlu meningkatkan iman dan ketakwaanmu pada Tuhan. Biasakan mengadu kepada Tuhan tentang perasaan sedih dan duka yang sedang kamu rasakan. Niscaya, Dia akan selalu mendengar dan membantu keluh-kesah umatNya. Secara otomatis, hal itu juga akan membentengi dirimu dari desakan untuk mencoba-coba narkoba.

Jangan bilang kalau hanya sebagian jenis narkoba saja yang mematikan, namun sebagian lagi justru menyehatkan
Berdasarkan riset medis, merokok saja dapat membahayakan tubuhmu. Dari hasil penelitian Departemen Kesehatan dari Australia Barat dikatakan bahwa rokok yang kamu hisap itu mengandung kurang lebih 4.000 bahan kimia. Empat puluh dua jenis dari bahan-bahan kimia tersebut,berisikan racun yang dapat merusak tubuhmu dan memicu kanker.Lain lagi dengan ganja(kanabis), jenis narkoba ini dapat mempengaruhi sistem syaraf dan memperlambat kegiatan dalam otak bahkan dapat memicu gangguan jiwa berat jika kamu memiliki keturunan genetika yang berisiko tinggi.
Kalau ecstasy merupakan jenis narkoba yang dibuat dari kumpulan bahan kimia. Pengaruhnya sama dengan amfetamin dan halusinogen. Jika seseorang menggunakan secara berlebihan dalam satu waktu, dampak yang harus ditanggung adalah kematian. Sedangkan putaw atau heroin adalah zat yang berasal dari popi opium, bunga yang tumbuh di iklim panas dan kering. Untuk kedokteran, zat ini biasa digunakan sebagai penghilang rasa sakit (analgesia). Namun kalau kamu pakai tanpa izin dokter atau pun mencampurnya dengan obat- obatan lain, hal ini sama saja dengan membahayakan hidupmu sendiri! Bagaimana tidak? Dengan pemakaian dosis tinggi, maka akan terjadi kerusakan otak yang parah.

Pakai narkoba dengan cara menghirup uap lem atau zat lain adalah murah tapi mematikan
Penggunaan narkoba dengan cara menghirup/inhalen, yang umumnya disebut “sniffing glue” atau “ngelem” adalah sangat berbahaya! “Ngelem” dapat menyebabkan kematian mendadak(sudden sniffing death syndrome), baik buat yang sudah berpengalaman apalagi yang baru mencobanya. Dengan menghirup zat-zat inhalan tersebut, maka otak, lever dan ginjal si penghirup dapat rusak.

Selektif memilih teman jalan ataupun teman dekat
Teman yang baik adalah teman yang selalu ada didekatmu, baik dalam keadaan senang maupun duka. Teman yang baik juga harus mampu memberi masukan, saran dan kritik yang membangun. Teman yang baik adalah seorang yang juga bisa mengajakmu meraih prestasi, baik dalam pelajaran, olahraga atau pun ekstrakurikuler lainnya. Tapi kalau temanmu berusaha merayu, memaksa, apalagi memerasmu untuk mengkonsumsi narkoba, itu bukan teman namanya! Bergaul boleh dengan siapa saja, asalkan waspada jika ada seseorang yang baru dikenal langsung memintamu untuk merasakan ‘nikmatnya’ narkoba. Ingat, bukan berarti jadi kuper (kurang pergaulan) jika kamu tidak bergaul dengan orang-orang pemakai narkoba.

http://www.koranplus.com/forum/medical-info/13868.html

Pengenalan narkoba

images_1

Narkoba adalah segolongan obat, bahan, atau zat, yang jika masuk ke dalam tubuh, berpengaruh terutama pada fungsi otak (susunan syaraf pusat) dan sering menimbulkan ketergantungan (adiktif). Terjadi perubahan pada kesadaran, pikiran, perasaan, dan perilaku pemakainya. Zat yang ditelan masuk ke lambung, lalu ke pembuluh darah.

Jika diisap atau dihirup, zat masuk ke pembuluh darah melalui hidung dan paru-paru. Jika disuntikkan zat langsung masuk ke darah. Darah membawa zat itu ke otak. Otak adalah pusat kendali tubuh. Jika kerja otak berubah, seluruh organ tubuh ikut terpengaruh.

Narkoba adalah singkatan dari NARkotika, PsiKOtropika dan BAhan Adiktif lainnya. Narkotika dan Psikotropika di satu sisi bermanfaat bagi pengobatan atau pelayanan kesehatan, tetapi disisi lain dapat menimbulkan ketergantungan dan sering disalahgunakan untuk maksud pengobatan, tetapi untuk menikmati pengaruhnya.

Oleh karena bahayanya, peredaran dan pemakaian keduanya diatur dalam Undang-Undang. Jika dilakukan diluar ketentuan hukum merupakan kejahatan. Kejahatan narkotika dan psikotropika bersifat transnasional, sehingga perlu dikendalikan dan diawasi secara ketat. Bahan adiktif lain adalah bahan lain yang dapat menyebabkan ketergantungan dan sering disalahgunakan, bahkan menjadi pintu masuk bagi penggunaan narkotika dan psikotropika.

Peristilahan yang banyak digunakan untuk menyebut narkotika dan obat berbahaya ini adalah Napza, Naza, Nazal dan Madat. Narkoba merupakan zat yang bisa menimbulkan ketergantngan. Ketergantungan narkoba merupakan sebuah gejala dorongan untuk menggunakan narkotika secara terus menerus, toleransi dan gejala putus zat apabila penggunaan dihentikan.

Sifat ketergantungan terbagi dua yaitu ketergantungan fisik dan ketergantungan psikologis. Ketergantungan fisik yaitu apabila tubuh tidak diberi narkoba maka timbullah gejala-gejala yang dinamakan putus zat seperti muntah-muntah, sesak nafas dan sebagainya. Sedangkan ketergantungan psikologis yaitu apabila pemakaian zat dihentikan dan menimbulkan gejala-gejala kejiwaan seperti gelisah, cemas, depresi, dsb.

Toleransi yang dimaksud disini artinya bahwa tubuh menjadi terbiasa dengan narkoba sehingga efeknya menjadi lebih lemah, pada waktu-waktu berikutnya dosisnya harus lebih banyak, untuk mendapatkan efek yang diinginkan.


http://www.bnpjabar.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=360:apa-itu-narkoba-&catid=58:berita-bnp&Itemid=11


Live TV


Live mp3